“Program ini bagus, tapi jangan dipahami instan. Dampaknya baru akan terlihat lima sampai sepuluh tahun ke depan. Asupan gizi yang konsisten tentu menopang pertumbuhan anak-anak kita,” katanya.
Ia menekankan, kehati-hatian tetap diperlukan, terutama terkait pengelolaan anggaran dan kebijakan ketenagakerjaan, agar program nasional tersebut tidak menimbulkan persoalan baru di daerah.
Advertisements
“Yang perlu dipastikan, rekrutmen P3K ini harus mengacu dan berpihak pada tenaga honorer yang selama ini sudah mengabdi untuk daerah,” pungkasnya. (*)
HALAMAN: