Wagub Jihan Sambut Peserta PKN Tingkat II Sumsel, Dorong Kepemimpinan Adaptif untuk Ketahanan Daerah

Redaksi - Senin, 08 Jun 2026 - 10:03 WIB
Wagub Jihan Sambut Peserta PKN Tingkat II Sumsel, Dorong Kepemimpinan Adaptif untuk Ketahanan Daerah
-
Advertisements

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan V Provinsi Sumatera Selatan yang melaksanakan kunjungan di Provinsi Lampung.

Hal itu disampaikan Wagub Jihan Nurlela dalam kegiatan bertajuk “Kepemimpinan Adaptif untuk Mewujudkan Daya Saing Global sebagai Upaya Menciptakan Ketahanan Daerah”, yang berlangsung di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung pada Senin, 8 Juni 2026.
Acara ini diikuti 32 peserta, berasal dari Sumatera Selatan dari berbagai instansi dan daerah, antara lain Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Ogan Ilir.

Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kabupaten Musi Rawas, serta peserta dari Provinsi Bengkulu dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Advertisements

Kunjungan tersebut bertujuan memperdalam pemahaman peserta mengenai kepemimpinan adaptif, inovasi pelayanan publik, serta strategi peningkatan daya saing global sebagai upaya memperkuat ketahanan daerah.

Jihan mengatakan hubungan antara Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan selama ini terjalin sangat baik melalui berbagai program strategis, kerja sama, serta sinergi yang terus dibangun dan dikembangkan bersama.

Menurut Jihan, tema visitasi yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini ketika dunia bergerak sangat cepat.

“Perkembangan teknologi, perubahan regulasi, serta berbagai dinamika lainnya menuntut para pemimpin untuk mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan yang terus terjadi,” ujar Jihan.

Advertisements

Ia menegaskan, sebagai pemimpin organisasi perangkat daerah, para peserta dituntut memiliki kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan yang dinamis.

Terlebih di tengah berbagai penyesuaian kebijakan dan anggaran yang sedang berlangsung, para pemimpin harus mampu memastikan program-program prioritas tetap berjalan optimal meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

Jihan menilai ketahanan daerah saat ini tidak lagi dapat dibangun dengan cara-cara konvensional. Pemimpin masa kini, lanjutnya, harus mampu melihat peluang global secara cermat sekaligus mengoptimalkan potensi lokal agar memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat.

“Daerah tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah arus perubahan, tetapi harus mampu menjadi pelaku dan penggerak pembangunan. Ketahanan daerah harus dibangun melalui kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu menghubungkan potensi lokal dengan peluang global,” kata Jihan.

Advertisements

Ia mengatakan hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya hilirisasi sebagai strategi pembangunan nasional.

Menurut Jihan, hilirisasi tidak hanya terbatas pada sektor industri dan pertanian, tetapi juga dapat diterapkan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta berbagai sektor lainnya yang mampu menjadi instrumen penguatan ketahanan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

HALAMAN:
Advertisements
Share:
Editor: Redaksi
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Deskripsinews.com. All Right Reserved.