Ia juga mengingatkan pentingnya peran Sekda sebagai panutan dalam etika kerja, loyalitas, dan semangat melayani bagi 19 ribu ASN di Pemprov Lampung. "Ingat ya Pak, Sekda itu leher, kalau leher lemah, bisa oleng kepala," pesannya penuh makna.
Gubernur Mirza juga mengajak seluruh jajaran ASN di Provinsi Lampung untuk menguatkan kembali semangat bekerja.
Mirza menekankan pentingnya bekerja bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan dengan rasa memiliki, rasa melayani, dan rasa bertanggung jawab kepada masyarakat dan generasi masa depan.
"Setiap lembar dokumen yang kita tandatangani, setiap warga yang kita layani, dan setiap kebijakan yang kita jalankan, semuanya harus bertujuan kepada satu tujuan mulia yaitu menjadikan Lampung lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera," pungkasnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur Mirza mengucapkan selamat mengemban amanah. Buktikan bahwa birokrasi di Lampung bisa menjadi contoh dalam hal keteladanan, ketepatan, dan keikhlasan, serta mampu melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan.
"Perlu diingat sebanyak 9,4 juta masyarakat di provinsi Lampung berharap perubahan akan cepat," tegas Mirza.
"Ini tidak bisa dikerjakan dengan biasa-biasa saja. Sekda harus mampu tunjukkan bahwa birokrasi bisa gesit, bisa lincah, dan bisa hadir sebagai solusi bagi masyarakat," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung. Gubernur Mirza menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Ketua DWP Provinsi Lampung yang baru.
Mirza berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh semangat, dedikasi, dan tanggung jawab, serta mampu melanjutkan peran strategis DWP dalam mendukung program pemerintah. Sekaligus meningkatkan kualitas keluarga ASN, dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.