“Apa yang kita mulai di Lampung hari ini adalah bagian dari langkah besar Indonesia menuju kemandirian energi,” katanya.
*Potensi Pertanian Lampung*
Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Lampung memiliki sejumlah keunggulan untuk mengembangkan industri bioetanol. Selain ketersediaan lahan dan ekosistem pertanian, Lampung juga memiliki agroindustri serta sumber daya yang dapat diintegrasikan dengan pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa.
Sekitar 27 persen struktur ekonomi Lampung ditopang sektor pertanian. Provinsi ini juga memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Sejumlah komoditas unggulan Lampung antara lain :
* Ubi kayu: peringkat pertama nasional dengan produksi sekitar 7,5 juta ton.
* Padi: peringkat keenam nasional dengan produksi sekitar 3,5 juta ton gabah kering giling (GKG).
* Jagung: peringkat keenam nasional dengan produksi sekitar 1,7 juta ton.
* Tebu: peringkat kedua nasional dengan produksi sekitar 724 ribu ton gula kristal putih.