"Kalau indeks persaingan usahanya tinggi, itu bisa menjadi daya tarik. Mau foreign direct investment atau investasi dari mana pun, silakan ke Lampung karena indeks persaingan usahanya bagus," katanya.
Fanshurullah menambahkan, penguatan persaingan usaha perlu berjalan beriringan dengan pengembangan potensi ekonomi daerah. Menurutnya, Lampung memiliki peluang besar untuk menarik investasi, khususnya pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan melalui pengembangan industri hilir.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Lampung menegaskan bahwa KPPU merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam membangun ekosistem dunia usaha yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
"KPPU adalah salah satu instrumen pemerintah yang sangat strategis, terutama dalam membantu kami melihat ekosistem dunia usaha dan persaingan usaha. Semuanya demi pertumbuhan ekonomi yang baik, stabil, tumbuh, dan sustain," ujar Gubernur Mirza.
Gubernur menjelaskan, sektor pertanian menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian Lampung. Karena itu, arah pembangunan ekonomi daerah ke depan akan semakin diarahkan pada pengembangan hilirisasi komoditas pertanian.
Menurutnya, nilai tambah dari berbagai komoditas yang dihasilkan Lampung masih memiliki ruang yang besar untuk dikembangkan melalui industri pengolahan.