Gubernur menegaskan bahwa arah kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung saat ini difokuskan pada pemerataan pembangunan yang berakar dari desa. Berbagai potensi unggulan Lampung Barat, mulai dari sektor perkebunan kopi, hortikultura, pariwisata, hingga ekonomi kreatif, terus didorong melalui payung program "Desaku Maju".
"Pemerintah Provinsi Lampung ingin bagaimana pembangunan lebih merata, pembangunan itu harus dimulai dari desa. Karena semangat itulah kita buat program namanya Desaku Maju. Bukan sekadar membuat desa lebih maju secara fisik, tapi bagaimana desa itu lebih maju secara sumber daya manusia," jelasnya.
Sebagai wujud konkret peningkatan kapasitas SDM desa, Pemerintah Provinsi Lampung menggulirkan program beasiswa pendidikan dan keagamaan berskala masif.
"Kami buat program setiap tahun kami mencetak satu desa satu sarjana dan satu desa satu hafiz Qur'an. Jadi ada 2.500 anak muda di desa kita kuliahkan, kemudian ketika lulus kita pulangkan ke desanya. Ada satu anak muda dari desa kita pondokkan, setelah jadi hafiz Qur'an kita akan pulangkan ke desanya," terangnya.
Melalui program tersebut, diproyeksikan dalam lima tahun ke depan akan lahir 10.000 penghafal Al-Qur'an baru di seluruh pelosok Provinsi Lampung.
*Penguatan Karakter dan Akar Budaya*