"Kenapa diambil tema kanker payudara? Karena sampai saat ini, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia, kanker paling tinggi insidennya adalah kanker payudara," ujar dr. Bintang.
Ia menjelaskan, tema besar PIT PERABOI ke-29, yaitu 'Replicating the Escalation Strategies in Surgical Cancer and Novel Treatment', tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi dan penanganan kanker di ruang operasi. Semangat tersebut juga berkaitan dengan pentingnya menemukan penyakit sedini mungkin agar pasien dapat memperoleh penanganan pada waktu yang tepat.
Dalam penanganan kanker payudara, lanjutnya, semakin dini suatu kelainan ditemukan dan semakin cepat dilakukan evaluasi, semakin banyak pilihan penatalaksanaan yang dapat dipertimbangkan.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengenali kondisi payudara melalui pemeriksaan mandiri atau SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) serta pemeriksaan klinis atau SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis).
Ia bahkan memperkenalkan pentingnya keterlibatan pasangan melalui pemeriksaan yang ia sebut SADAMI (Periksa Payudara oleh Suami).
"Deteksi dini ini juga merupakan suatu kepedulian terhadap diri sendiri, terhadap keluarga, dan terhadap orang-orang yang kita cintai," katanya.
Menurut dr. Bintang, masih banyak masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan ketika kondisi kanker sudah memasuki tahap lanjut. Salah satu penyebabnya adalah anggapan bahwa tidak adanya keluhan berarti tidak ada penyakit.