Ia berharap gerakan pelestarian budaya dapat terus berkembang hingga tingkat kecamatan agar bahasa, adat istiadat, dan kesenian Lampung tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
“Mari jadikan Hari Pendidikan Nasional sebagai pengingat bahwa anak-anak Lampung harus maju dalam pendidikan dan pemikirannya, tetapi tidak melupakan akar budayanya,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Mighrul Lampung Bersatu Dwita Ria Gunadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perempuan Lampung terhadap kelestarian bahasa daerah. Menurutnya, semangat kebangkitan nasional harus relevan dengan upaya menjaga akar budaya agar tidak hilang ditelan zaman.
“Kebangkitan saat ini dimulai dari kesadaran bahwa identitas, ilmu pengetahuan, dan budaya adalah kekuatan utama bangsa. Melalui Lomba Cawo Bubalah dan kursus daring bahasa Lampung, kita sedang menjaga identitas generasi muda,” ujar Dwita Ria.
Dwita Ria menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan implementasi dari Instruksi Gubernur Nomor 4 Tahun 2025 mengenai program “Kamis Beradat”. Ia berharap kebijakan tersebut tidak hanya menjadi simbol seremonial, melainkan menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Lampung.
Adapun daftar pemenang Lomba Video Bubalah Bahasa Lampung Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Kategori DPP/DPD Mighrul Lampung Bersatu
Juara 1: DPP Bidang Seni dan Olahraga
Juara 2: DPD Kota Metro
Juara 3: DPP Bidang Pendidikan
Juara Harapan 1: DPD Kabupaten Tulang Bawang
Juara Harapan 2: DPD Kabupaten Lampung Barat
Juara Harapan 3: DPD Kabupaten Way Kanan