Peringati Hari Wayang Nasional, Wagub Jihan Angkat Kiprah Budaya Inklusif Lampung

Redaksi - Sabtu, 08 Nov 2025 - 08:44 WIB
Peringati Hari Wayang Nasional, Wagub Jihan Angkat Kiprah Budaya Inklusif Lampung
-
Advertisements

4. Kolaborasi komunitas dan diplomasi budaya, termasuk penyelenggaraan Krakatau Festival (K-Fest) sebagai agenda nasional yang memadukan unsur budaya, musik, dan kuliner.

5. Tata kelola dan pemberdayaan berkelanjutan, melalui integrasi kebijakan kebudayaan ke dalam RPJMD dan RKPD, serta dukungan CSR dari dunia usaha.

Advertisements

Selain itu, Jihan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam promosi budaya daerah agar tidak tertinggal dari bangsa lain.

“Dulu saya tidak pernah membayangkan bisa hafal lagu Korea. Tapi sekarang budaya mereka dikenal di seluruh dunia karena memanfaatkan teknologi. Tantangannya, apakah kita mau menjadi influencer budaya kita sendiri, atau hanya jadi penonton?” ungkapnya.

Wakil Gubernur Lampung menegaskan bahwa Pemprov Lampung juga memiliki Perda Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan, yang menjadi turunan dari amanat UUD 1945 Pasal 32 ayat 1, serta UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Menutup paparannya, Wagub Jihan menyampaikan rasa bangga atas keberagaman masyarakat Lampung yang tetap harmonis dalam keberagaman budaya.

Advertisements

Wagub Jihan menegaskan bahwa Budaya inklusif bukan hanya soal pelestarian, tapi bagaimana budaya menjadi jembatan yang mempererat persatuan, maka Lampung adalah contoh nyata.

Untuk diketahui bahwa Hari Wayang Nasional diperingati di Indonesia setiap tanggal 7 November setiap tahunnya.

Hari Wayang Nasional ini diperingati karena Wayang merupakan salah satu pilar utama seni budaya bangsa Indonesia yang di akui dunia.

Dalam wayang mengandung pelajaran, fatwah, dan simbol-simbol yang menjadi nilai hidup dan moral bangsa Indonesia, terutama masyarakat Jawa.

Advertisements

Acara ini di dukung oleh kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI, serta Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. Turut juga hadir dalam kesempatan ini para budayawan, tokoh pemerhati, dan pelestari wayang.

Sebelum memulai sesi diskusi, para peserta yang hadir di suguhi dengan penampilan dari karawitan laraswangi.

HALAMAN:
Advertisements
Share:
Editor: Redaksi
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Deskripsinews.com. All Right Reserved.