Lebih dari itu, Wagub Jihan menegaskan bahwa Kwarda 2025–2030 harus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh kader dan anggota Gerakan Pramuka Lampung.
Ia meminta seluruh pengurus bekerja tanpa kepentingan pribadi, menjaga kekompakan, serta setia pada nilai Trisatya dan Dasa Dharma.
“Selama kakak berada dalam SK, kakak adalah pengurus yang wajib mengurus Kwarda Lampung sebagai rumah bagi seluruh Pramuka. Tidak ada waktu untuk bersinggungan atau memenuhi ego pribadi,” tegasnya.
Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan awal yang penuh harapan untuk memperkuat peran Pramuka di Lampung.
Ia menegaskan pentingnya menjaga komitmen pembinaan generasi muda berakhlak mulia, disiplin, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Bachtiar juga menekankan bahwa pengurus baru harus menjadi teladan dengan mengamalkan Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka, serta mampu melahirkan program yang relevan seperti penguatan literasi digital, pemberdayaan pemuda, dan inovasi kepramukaan.