Lebih lanjut, Gubernur Mirza juga menyampaikan bahwa pengurus yang baru dilantik harus memiliki semangat pengabdian dan kesiapan berkorban demi kemajuan Pramuka Lampung.
Ia menegaskan perlunya kepengurusan yang kompak dan kuat agar dapat menjalankan visi besar organisasi.
“Cinta itu pengorbanan. Kalau tidak mau berkorban, berarti cintanya belum utuh. Pramuka ini harus dibesarkan karena kecintaan kita sejak kecil,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Kwarda Lampung Jihan Nurlela mngnyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus Kwarda periode sebelumnya.
Ia menyatakan bahwa keberhasilan kepengurusan sebelumnya, termasuk prestasi yang tetap diraih meski menghadapi pandemi COVID-19, menjadi pijakan penting bagi pengurus baru.
“Tanpa tapak yang sudah ditata oleh para pendahulu, langkah kami tentu tidak akan semudah hari ini,” ujarnya.
Wagub Jihan juga menyampaikan terima kasih kepada Sekjen Kwartir Nasional, Kak Bachtiar, yang hadir langsung melantik pengurus Mabida sebagai bentuk dukungan untuk memperkuat pembinaan Pramuka di Lampung.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal selaku Ketua Mabida atas perhatian dan dukungannya terhadap pembinaan karakter generasi muda.
Wagub Jihan menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi titik awal untuk menghadirkan Gerakan Pramuka Lampung yang progresif, inklusif, serta relevan dengan tantangan zaman.
Ia menyebut beberapa agenda prioritas masa bakti 2025–2030, antara lain penguatan pembinaan karakter di semua golongan usia, pemberdayaan Pramuka sebagai garda terdepan aksi sosial dan penanganan kebencanaan, peningkatan kualitas pelatih dan pembina, serta perluasan kolaborasi lintas sektor.
Terkait meningkatnya risiko bencana, termasuk dampak siklon tropis di wilayah Sumatra, Wagub Jihan menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pengurus dan anggota Pramuka Lampung.
“Kwarda Lampung harus menjadi kekuatan moral dan sosial. Kita harus menjadi kader yang siap menghadapi tantangan, khususnya kebencanaan,” ujarnya.
Selain itu, Wagub Jihan mengungkapkan bahwa Provinsj Lampung juga sedang mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Karang Pamitran Nasional 2028 dan ia menyampaikan apresiasi kepada Mabida yang telah memberikan dukungan penuh untuk menjadikan Lampung sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut.