Wamenkes RI: Pengobatan TBC di Lampung Mencapai 92 Persen, Termasuk Yang Tertinggi Secara Nasional

Redaksi - Jumat, 04 Sep 2026 - 12:55 WIB
Wamenkes RI: Pengobatan TBC di Lampung Mencapai 92 Persen, Termasuk Yang Tertinggi Secara Nasional
Foto: Dok. Pemprov Lampung -
Advertisements

 Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mendorong penanggulangan tuberkulosis (TBC) di Lampung dilakukan secara masif dan melibatkan seluruh unsur masyarakat. Langkah ini diperlukan karena masih banyak kasus TBC yang belum ditemukan meski tingkat keberhasilan pengobatan pasien di Lampung tergolong tinggi.

 

"Ini bukan tugas insan kesehatan saja, tetapi seluruh stakeholder, seluruh lapisan masyarakat. Saya ingin gerakannya seperti gerakan Pekan Imunisasi Nasional pada saat dulu," ucap Wakil Gubernur Jihan Nurlela saat secara resmi meluncurkan website peduli TB Lampung dan Pengukuhan koalisi organisasi profesi indonesia tuberkolosis (Kopi TB) se-Provinsi Lampung Tahun 2026 di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Jumat (04/09/2026).

Advertisements

 

Peluncuran tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, rumah sakit, organisasi profesi, komunitas, dan NGO.

 

Wagub Jihan mengatakan, berdasarkan estimasi 2026, terdapat 30.745 kasus TBC di Lampung. Namun, hingga akhir Agustus 2026, capaian notifikasi kasus baru mencapai sekitar 38 persen sehingga masih terdapat kesenjangan besar antara estimasi kasus dan kasus yang berhasil ditemukan.

Advertisements

 

Menurut wagub, persoalan utama penanggulangan TBC di Lampung bukan semata-mata ketersediaan obat. Tantangan terbesar berada di hulu, yakni menemukan penderita sedini mungkin, memastikan pasien menjalani pengobatan, memeriksa kontak serumah, serta memberikan terapi pencegahan kepada mereka yang memenuhi syarat.

 

"Ketika satu kasus tuberkulosis ditemukan secara terlambat, dampaknya tidak berhenti pada satu pasien saja. Ia mempunyai konsekuensi terhadap keluarga, terhadap lingkungan, produktivitas pun," ujar Wagub.

Advertisements

 

Karena itu, Pemprov Lampung mendorong keterlibatan camat, lurah, RT, RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TNI, Polri, fasilitas kesehatan, hingga masyarakat dalam menemukan kasus TBC. Jihan menilai pola kerja lintas sektor diperlukan agar penularan tidak terus berlangsung tanpa terdeteksi.

HALAMAN:
Advertisements
Share:
Editor: Redaksi
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Deskripsinews.com. All Right Reserved.