Ia meyakini kader HMI Cabang Kotabumi merupakan bagian dari generasi muda yang memiliki potensi besar untuk menjadi intelektual, pemimpin, sekaligus penggerak perubahan di Kabupaten Lampung Utara.
Menurutnya, kepemimpinan tidak semata-mata lahir dari jabatan, tetapi dari keteladanan dan proses panjang. Seorang pemimpin juga tidak diukur dari seberapa banyak perintah yang diberikan, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada orang lain.
Karena itu, HMI Cabang Kotabumi diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi kader untuk berdiskusi, bertukar gagasan, berbeda pendapat secara sehat, mengasah kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai persoalan masyarakat.
“Kita boleh berbeda dalam cara memandang persoalan, tetapi jangan pernah berbeda dalam semangat membangun daerah. Kita boleh kritis, tetapi akan jauh lebih bermakna apabila kritik itu disertai data, gagasan, solusi, dan ketulusan untuk membangun,” katanya.
Bupati juga membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi HMI untuk berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Lampung Utara melalui gagasan, kritik, masukan, maupun inovasi yang konstruktif.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, HMI Cabang Kotabumi diharapkan tidak hanya menjadi tempat lahirnya kader-kader intelektual, tetapi juga menjadi kekuatan muda yang mampu menerjemahkan gagasan menjadi aksi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Utara. (Pemerintah Provinsi Lampung).