Pramuka, kata Gubernur, diharapkan tidak hanya menjadi wadah pembinaan generasi muda, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, lingkungan, hingga mendukung ketahanan pangan.
Selain penguatan peran Pramuka di tengah masyarakat, Gubernur juga mendorong kawasan Buperda Kota Baru untuk dipersiapkan sebagai pusat kegiatan kepramukaan berskala nasional.
Hal tersebut berkaitan dengan rencana pelaksanaan Karang Pamitran Nasional 2028 yang akan menghadirkan sekitar 8.000 peserta dari seluruh Indonesia ke Provinsi Lampung.
“Meskipun saat ini sarana di Buperda Kota Baru masih sederhana, kehadiran kita semua menjadi cikal bakal persiapan menuju Karang Pamitran Nasional 2028. Kita harus siap menjadi tuan rumah yang baik bagi sekitar 8.000 peserta orang dewasa dari seluruh Indonesia yang akan hadir di Lampung,” ujar Gubernur.
Menurutnya, persiapan sejak dini diperlukan agar Lampung mampu memberikan pelayanan dan penyelenggaraan yang baik ketika menjadi tuan rumah kegiatan kepramukaan berskala nasional tersebut.
Di hadapan para anggota Pramuka, khususnya generasi muda, Gubernur juga menyampaikan pesan agar nilai-nilai kepramukaan tidak berhenti ketika seragam dilepas.