PRINGSEWU --- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai agama. Menurut Gubernur, pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi perlu ditopang oleh kehidupan beragama yang baik agar kemajuan daerah turut membentuk masyarakat dan pemimpin yang berakhlak.
"Percuma kita membangun SDM, infrastruktur, dan pembangunan lain-lain apabila agama ditinggalkan. Kami berharap, selain membangun berbagai sektor, kita juga membangun agama," ujar Gubernur Mirza saat menghadiri kegiatan Pringsewu Bershalawat di Lapangan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Lampung, Jumat (23/10/2026) malam.
Gubernur Mirza mengatakan, penguatan kehidupan beragama merupakan bagian penting dari upaya membangun masa depan Kabupaten Pringsewu dan Provinsi Lampung. Ia meyakini, nilai-nilai agama yang tertanam dengan baik dapat mendukung kehidupan masyarakat, memperkuat karakter kepemimpinan, serta mendorong kemajuan ekonomi.
Menurut Gubernur, pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada aspek fisik. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa peningkatan kualitas SDM berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan moral masyarakat.
Ia berharap, Pringsewu dapat terus melahirkan generasi unggul yang memiliki pengetahuan, akhlak, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah. "Kami doakan semoga SDM-SDM ke depan di Provinsi Lampung ini akan banyak berasal dari Pringsewu," katanya.
Gubernur Mirza juga menyoroti peran santri dalam kehidupan pemerintahan di Lampung. Ia menyebut sejumlah pejabat daerah memiliki latar belakang pendidikan pesantren, termasuk Wakil Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, dan Bupati Pringsewu.
Menurut Gubernur, nilai-nilai yang dipelajari di pesantren diharapkan dapat tercermin dalam kepemimpinan yang mengutamakan kedamaian, ketenteraman, dan kerukunan. Ia pun mengajak masyarakat menjaga persatuan agar Lampung tetap menjadi daerah yang aman dan harmonis.