“Ini jalur pariwisata yang sangat potensial. Jika aksesnya sudah baik, maka pergerakan orang dan barang akan meningkat dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat,” lanjutnya.
Pembangunan ruas jalan ini ditargetkan selesai pada 17 Agustus 2026 dan diharapkan menjadi pengungkit utama dalam pengembangan pariwisata terpadu di wilayah pesisir Kabupaten Pesawaran.
Masyarakat setempat menyambut positif pembangunan tersebut. Mereka menilai perbaikan jalan ini merupakan harapan yang telah lama dinantikan, mengingat kondisi sebelumnya yang rusak parah dan kerap mengganggu aktivitas sehari-hari.
Nur, seorang guru SMP di Desa Kampung Baru, Kecamatan Marga Punduh, mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan hingga sempat menjadi sorotan di media sosial.
“Dulu rusaknya parah sekali, sampai ada yang mengedit pakai AI seolah-olah jalan ini seperti kubangan sawah, ditanami pohon, bahkan ada ikan. Banyak anak sekolah yang jatuh saat berkendara karena jalannya licin dan berlubang,” ujarnya.
Ia menyampaikan rasa syukur atas perbaikan jalan tersebut dan berharap ke depan akses transportasi menjadi lebih aman dan nyaman.
Hal senada disampaikan oleh Muhammad Hasyim, warga setempat yang menilai pembangunan jalan ini akan membawa dampak besar terhadap perekonomian masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur. Mudah-mudahan pembangunannya lancar sampai selesai. Kalau jalannya bagus, hasil bumi kami bisa lebih mudah dijual ke Bandar Lampung, biaya transportasi juga bisa lebih murah, dan wisata di sini juga pasti makin ramai,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya masyarakat sempat merasa kecewa karena pembangunan jalan di wilayah lain sudah dilakukan, sementara ruas di daerah mereka belum tersentuh.
“Dulu kami sempat merasa tertinggal. Di Pedada sudah dibangun, di Padang Cermin juga, tapi di sini belum. Alhamdulillah sekarang di masa kepemimpinan Pak Gubernur Mirza, jalan ini akhirnya dibangun juga,” ujarnya.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur ini tidak hanya soal peningkatan kualitas jalan, tetapi juga menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah tersebut.
Melalui pembangunan ini, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa penguatan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada konektivitas, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka potensi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.