“Rekomendasi ini adalah suara bersama kota-kota di Indonesia. Tujuannya mempercepat pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing di seluruh daerah,” ujar Eri Cahyadi.
Dalam sambutannya, Menko AHY menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Sinergi yang kuat sangat krusial untuk mempercepat konektivitas wilayah dan mewujudkan pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” tegas AHY.
Eva Dwiana mengatakan, kehadiran Pemkot Bandar Lampung dalam Rakernas ini merupakan wujud komitmen untuk memperkuat kolaborasi antardaerah dan mendorong inovasi pemerintahan.
“Rakernas APEKSI menjadi wadah bagi seluruh pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kerja sama, dan mencari solusi bersama demi kemajuan daerah masing-masing,” ujar Eva.
Ia juga menegaskan Pemkot Bandar Lampung siap mengawal dan merealisasikan poin-poin rekomendasi tersebut agar pelayanan publik di kota semakin berkualitas.
Rakernas XVIII APEKSI mengangkat tema penguatan peran pemerintah kota dalam menghadapi tantangan perkotaan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Forum ini dihadiri ratusan wali kota dari seluruh Indonesia untuk membahas strategi pembangunan kota berkelanjutan, transformasi digital, hingga ketahanan lingkungan.
Dengan ditutupnya Rakernas, seluruh rekomendasi akan dirangkum dan disampaikan resmi ke kementerian terkait untuk ditindaklanjuti.