Wagub Jihan Jadi Keynote Speaker Lampung Begawi 2025

Redaksi - Sabtu, 04 Okt 2025 - 03:01 WIB
Wagub Jihan Jadi Keynote Speaker Lampung Begawi 2025
-
Advertisements

DESKRIPSINEWS.COM – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menjadi keynote speaker dalam Talkshow dan Bedah Buku yang digelar pada rangkaian kegiatan Lampung Begawi 2025.

Lampung Begawi mulai dilaksanan di Lampung City Mall, Kota Bandar Lampung pada Jumat, 3 Oktober 2025. Dengan mengangkat tema “Peran Pemerintah dalam Mendorong Pengembangan UMKM untuk Naik Kelas dan Berdaya Saing.”

Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung Bimo Epyanto, penulis Rantai Tak Putus Dewi Lestari, dan Founder Beemee Indonesia Sheylia Taradia Habib.

Advertisements

Dalam sambutannya, Wagub Jihan menegaskan bahwa UMKM tidak hanya berperan sebagai penopang ekonomi, tetapi juga motor utama pertumbuhan daerah.

Dengan hampir 500 ribu UMKM di Lampung, penguatan inovasi, kreativitas, dan digitalisasi disebutnya sebagai kunci agar usaha kecil mampu bertahan sekaligus berkembang.

“Modal finansial saja tidak cukup. UMKM kita membutuhkan inovasi, kualitas produk, komunikasi yang baik, serta pemanfaatan teknologi digital. Inilah tantangan sekaligus peluang yang harus kita kelola bersama,” ujar Jihan.

Ia menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi UMKM, seperti kesenjangan akses dan literasi digital, keterbatasan modal serta SDM, rendahnya kepercayaan terhadap transaksi digital, hingga pendampingan yang belum merata.

Advertisements

Untuk menjawab hal tersebut, Wagub mendorong percepatan digitalisasi UMKM yang menurutnya mampu membuka akses lebih luas, mulai dari pemasaran digital, pembiayaan, informasi, hingga pelatihan dan pemberdayaan.

Jihan juga menyampaikan bahwa kontribusi sektor e-commerce di Indonesia diproyeksikan mencapai 109 miliar dolar AS pada 2025, sehingga menurutnya hal ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh UMKM.

Merujuk pada buku Rantai Tak Putus karya Dewi Lestari, Jihan menilai konsep rantai tak putus menjadi metafora penting bagi UMKM. Menurutnya, perjalanan UMKM harus dibangun secara berkesinambungan mulai dari ide, produksi, pemasaran, hingga ekosistem pendukungnya.

“Ini kunci utama bagaimana kita bisa mengembangkan UMKM di Provinsi Lampung. Sinergi antar-stakeholder, mulai dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, akademisi, hingga generasi muda, harus dibangun untuk menciptakan pusat inovasi UMKM agar naik kelas, berkelanjutan, dan menghasilkan kualitas terbaik,” lanjut Jihan.

Advertisements

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi siap membangun ekosistem yang mendukung, mulai dari pendampingan berkelanjutan, mentorship, integrasi rantai pasok lokal, hingga pengembangan pusat inovasi UMKM.

UMKM yang sukses, menurutnya, harus menjadi teladan dan mentor bagi UMKM lainnya, sehingga tercipta rantai keberlanjutan yang kuat.

HALAMAN:
Advertisements
Share:
Editor: Redaksi
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Deskripsinews.com. All Right Reserved.