344 Tahun Bandar Lampung: Eva Dwiana Gaungkan Kolaborasi, Mirza Puji Capaian Pemkot

Leo Saputra - Rabu, 17 Jun 2026 - 10:32 WIB
344 Tahun Bandar Lampung: Eva Dwiana Gaungkan Kolaborasi, Mirza Puji Capaian Pemkot
Pemkot Bandarlampung - Ist
Advertisements

DESKRIPSINEWS - HUT ke-344 Kota Bandar Lampung menjadi panggung menegaskan kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Lampung. Tujuannya satu: mendorong pembangunan berkelanjutan demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyebut usia 344 tahun ini membuktikan transformasi Bandar Lampung. Dari gerbang Pulau Sumatra, kini kota ini menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, hingga kebudayaan di Provinsi Lampung.

“Capaian yang kita rasakan hari ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi semua elemen masyarakat serta pemangku kepentingan,” ujar Eva saat Paripurna Istimewa DPRD, Rabu (17/6/2026).

Mengusung tema “Dengan Semangat Bandar Lampung Bersinar, Kita Wujudkan Indonesia Emas”, Pemkot menargetkan Bandar Lampung menjadi kota yang berdaya saing, inovatif, nyaman, aman, dan sejahtera.

Advertisements

“Indonesia Emas bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Eva merinci, Pemkot terus menggenjot program di sektor infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga transformasi digital pemerintahan.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, juga hadir dan memberikan apresiasi tinggi. Ia menyebut Bandar Lampung sebagai wajah kemajuan Provinsi Lampung dan simbol perkembangan di Sumatra.

“Kota Bandar Lampung adalah wajah yang baik bagi Provinsi Lampung. Ini simbol kemajuan dan rumah bagi seluruh warga,” kata Mirza.

Advertisements

Ia berharap Bandar Lampung terus tumbuh menjadi kota yang nyaman, aman, dan ramah bagi warga maupun pendatang. Menurutnya, sinergi pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci.

Kunci itu, kata dia, untuk meningkatkan kualitas SDM, memperluas lapangan kerja, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Advertisements
Share:
Editor: Leo Saputra
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

TAG POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
© 2024 Deskripsinews.com. All Right Reserved.