DESKRIPSINEWS - Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama pemerintah pusat mulai membangun 11 unit Gedung Koperasi Merah Putih yang tersebar di sejumlah kelurahan. Seluruh pembangunan dibiayai APBN, sementara Pemkot berperan menyiapkan lokasi dan mendukung percepatan program.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, mengatakan gedung ini bagian dari penguatan program Koperasi Merah Putih di daerah.
"Sekitar 11 gedung saat ini sedang dalam proses pembangunan. Itu tetap gedung Koperasi Merah Putih," kata Riana, Sabtu 27/6/2026.
Pembangunan tersebar di Langkapura, Pidada, Way Halim, dan Rajabasa. Nantinya, gedung ini akan difungsikan sebagai pusat kegiatan ekonomi warga. Mulai dari unit simpan pinjam, gerai sembako murah, klinik koperasi, hingga gudang dan cold storage.
Meski dana dan pelaksana fisik diserahkan ke TNI melalui program Agrinas pusat, Pemkot tidak lepas tangan. Tugas utama Pemkot adalah menyiapkan lahan aset pemerintah, berkoordinasi dengan kelurahan, dan memastikan 120 Koperasi Merah Putih yang sudah terbentuk bisa langsung beroperasi setelah gedung jadi.
"Kalau di kota, kendalanya memang aset tanah. Jadi pembangunan dilakukan secara bertahap sambil kami menyiapkan lahan," jelas Riana.
Saat ini 65 dari 120 koperasi sudah aktif menjalankan usaha seperti beras, LPG, produk UMKM, hingga air minum. Pemkot menargetkan seluruh koperasi bisa menempati gedung representatif agar layanan ke anggota lebih optimal.
Langkah ini diharapkan memperkuat ekonomi kelurahan tanpa membebani APBD Kota Bandar Lampung.